"MENGAJAR MURID-MURID-NYA UNTUK BERTINDAK"

MENGALAMI UNUSUAL MIRACLES : Belajar dari Mujizat 5 roti-2 ikan

Bagian 3 dari 3

"Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya supaya dibagi-bagikannya kepada orang banyak." (Lukas 9:16)

Setelah mengucap syukur (mengucap berkat), Tuhan Yesus memecahkan roti dan memberikannya kepad murid-muridNya supaya mereka membagikannya kepada orang banyak.

Inilah luar biasanya Tuhan Yesus kita. DIA melibatkan murid-muridNya dalam menyatakan mujizatNya. Tuhan Yesus sedang mengajar murid-murid untuk bertindak!

Dari peristiwa ini, ada 2 pelajaran yang penting bagi kita untuk dapat mengalami unusual miracles, yakni :

 1.                  Taat tanpa keraguan

Ketika Tuhan memecahkan roti dan memberikannya kepada murid-murid untuk dibagikan kepada orang banyak, tidak ada satu orang murid pun yang protes atau mempertanyakan atau mendebat perintah Tuhan. Mereka tidak berkata : "Tuhan becanda ya? Roti segini suruh bagi-bagi untuk orang banyak?" Dengan taat tanpa keraguan, mereka mulai membagi-bagikan kepada orang banyak itu yang jumlahnya 5000 orang laki-laki belum termasuk perempuan dan anak-anak.

2.                  Bertindak dengan Iman

Apa yang dilakukan oleh murid-murid adalah bertindak dengan iman. Bukan berdasarkan logika, sebab secara logika jelas mustahil. Saat mereka mulai bertindak dengan iman, dengan mata kepala mereka sendiri mereka menyaksikan bagaimana mujizat itu terjadi.

Hal yang sama seperti yang terjadi pada para pelayan-pelayan yang melayani di perjamuan kawin di Kana (Yoh 2:6-9), secara logika mereka tahu bahwa tempayan itu isinya air, dan ketika mereka cedok dan mulai bawa ke pemimpin pesta juga air, tapi ketika pemimpin pesta minum, air diubah Tuhan Yesus menjadi anggur yang terbaik.

Unusual miracles demand unusual act of faith! Mujizat yang tidak lazim memerlukan/menuntut tindakan iman yang tidak lazim. Tuhan mau kita bertindak dengan iman berdasarkan percaya kepadaNya dan bukan berdasarkan logika manusia.

Action :

Jangan ragu dan memoertanyakan Tuhan saat DIA menturuh kita bertindak dengan Iman. Sebab DIA ingin membuat mujizat yang tidak lazim dalam dan melalui hidup kita.